Anggaran Prokes di Ds. Balonggandu Dipertanyakan, Waketu BPD: Agar Pihak Terkait Segera Melakukan Tindakan

Anggaran Prokes di Ds. Balonggandu Dipertanyakan, Waketu BPD: Agar Pihak Terkait Segera Melakukan Tindakan

Bidik 86, Karawang
Anggaran Dana Desa (DD) di Desa Balonggandu, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat (Jabar), yang diperuntukkan bagi penanggulangan wabah Corona Virus Desease 2019 (Covid-19), diduga tidak direalisasi.
Kepada awak media Bidik 86, Senin, 3 Mei 2021, Wakil Ketua Badan Permusyawaratan Desa (Waketu BPD) Balonggandu, Yaya Supriyadi mengatakan, anggaran yang diperkirakan Rp91 juta itu tidak jelas kemana.
“Saya pun mendapatkan informasi terkait anggaran Prokes tersebut, sekitar 8 persen dari DD, namun hingga kini tidak ada kejelasan, sehingga terjadi penomena di tengah-tengah masyarakat. Karena seharusnya Prokes bisa menyentuh dan dirasakan oleh masyarakat, terutama dalam hal melawan Covid-19,” terangnya.
Anehnya lagi, lanjutnya, Kepala Desa (Kades) Balonggandu sebelumnya, tidak sedikitpun mensosialisasikan program dan anggaran tersebut.
“Padahal, ketika bicara pandemi, sudah pasti hal ini sangat urgent. Artinya sangat dubutuhkan oleh masyarakat Balonggandu,” tutur Yaya heran.
Disinggung keinginan terkait dilema anggaran Prokes itu, dia berharap agar pihak terkait khususnya Penegak Hukum (Gakkum) segera melakukan tindakan sesuai ketentuan.
“Harusnya Pemerintahan lama legowo, jangan sampai terkesan menahan proses kelanjutan program Pemdes, dengan tidak ada transpransi anggaran Prokes. Jelas-jelas itu penghambatan proses penyerenggaraan pelayanan pada masyarakat. Atas nama warga masyarakat Ds. Balonggandu, khususnya di Perum Cikbar, saya menginginkan agar pihak terkait, khususnya Gakkum segara turun, untuk investigasi tentang masalah ini,” harapnya. (Tim)